Teori Pembentukan Tata Surya


Sejak jaman dahulu orang sudah bertanya, dari manakah asal-usul semua benda langit yang bergerak secara teratur itu ? Tentu saja, pertanyaan itu mengganggu para astronom, khususnya yang mendalami tata surya. Sebagai upaya menjawab pertanyaan itu, muncul beberapa teori yang mencoba menjelaskan pembentukan tata surya. Beberapa contoh teori itu antara lain, Teori Turbulensi, Teori Pasang Surut, Teori Kabut Asal, Teori Bintang Kembar, dan Teori Proto Planet.


Teori Turbulensi yang diusulkan oleh Rene Descrates (1596-1650) merupakan teori tertua yang membahas tata surya. Dalam bukunya yang berjudul Theorie des Vortex (1644), ia berpendapat bahwa alam semesta yang berisi eter dan materi dipenuhi dengan pusaran-pusaran. Pusaran-pusaran materi inilah yang menyebabkan terjadinya tata surya. Sekarang teori ini sudah tidak dapat diterima lagi, karena tidak dapat menjelaskan adanya bidang ekliptika.


Teori Pasang Surut pertama kali diusulkan oleh Buffon (1707-1788), ia mengemukakan bahwa tata surya berasal dari terlemparnya sebagian materi matahari akibat bertumbukan dengan sebuah komet yang berlansung sekitar 70.000 tahun yang lalu. Teori ini kemudian diperbaiki pertama kali oleh Bickerton pada tahun 1880, kemudian oleh TC Chamberlein pada tahun 1901, dan akhirnya oleh Moulton pada tahun 1905. Mereka mengemukakan bahwa pada suatu ketika ketika sebuah bintang lewat di dekat matahari, sehingga sebagian matahari tertarik oleh gaya gravitasi bintang ini. Materi yang tertarik inilah kemudian memadat menjadi planet-planet dan satelit-satelitnya. Teori yang dikembangkan oleh Chamberlein dan Moulton ini dikenal pula sebagai Teori Planetesimal. Teori ini sudah tidak bisa diterima lagi karena jarak antarbintang yang sangat jauh, sehingga proses seperti yang diuraikan ini sangat kecil kemungkinan terjadi.


Teori yang hampir sama dengan Teori Planetesimal adalah Teori Bintang Kembar. Teori ini diusulkan sekitar tahun 1930-an. Menurut teori ini, pada awal pembentukan tata surya matahari merupakan salah satu dari bintang kembar. Kemudian, salah satu dari bintang kembar ini meledak menjadi kepingan kecil-kecil. Akibat gaya gravitasi bintang yang tidak meledak, kepingan-kepingan ini bergerak mengitari bintang itu dan menjadi planet. Bintang yang tidak meledak menjadi matahari.

Teori Bintang Kembar


Teori Kabut Asal atau Teori Nebula pertama kali diusulkan oleh Immanuel Kant (1724-1804) dan Pierre Simon de Laplace (1749-1827). Teori ini kemudian dikenal dengan Teori Kant-Laplace. Menurut kedua ahli ini, tata surya berasal dari sebuah awan gas raksasa yang mengerut sambil berputar akibat gaya gravitasi. Pada saat mengerut, kelajuan rotasinya semakin bertambah sehingga bentuknya yang berupa bola berubah menjadi piringan yang terus berputar. Akibatnya, ada bagian-bagian piringan ini yang terlempar ke luar yang kemudian memadat menjadi planet-planet beserta satelit-satelitnya.

Teori Nebula


Seiring dengan perkembangan teknologi, para astronom memungkinkan mendapatkan data dan fakta yang lengkap dan mendalam tentang tata surya. Data dan fakta ini selanjutnya digunakan untuk menyusun teori pembentukan tata surya yang lebih mantap. Dalam menyusun teorinya, para astronom juga harus berpegang pada bukti-bukti pengamatan, baik dengan menggunakan berbagai jenis teropong maupun data gambar yang dihasilkan oleh pesawat antariksa. Dari analisis para astronom, akhirnya diperoleh beberapa kesimpulan berikut.

1. Semua planet bergerak mengitari matahari dalam arah berlawanan dengan putaran jarum jam. Demikian juga gerak rotasi bumi.

2. Bidang orbit semua planet hampir berimpit, kecuali Merkurius dan Pluto.

3. Semua orbit planet hampir berbentuk lingkaran (eksentrisitasnya mendekati nol), kecuali Merkurius dan Pluto.

4. Semua planet berotasi searah dengan arah orbitnya, kecuali Venus dan Uranus.

5. Momentum sudut tata surya terkonsentrasi pada planet-planetnya.

6. Satelit-satelit planet sebagian besar berevolusi pada arah yang sama dengan arah rotasi planet-planet induknya dan terletak pada bidang ekuator planet yang bersangkutan.

7. Terdapat unsur-unsur berat seperti oksigen dan nitrogen yang tidak mungkin terbentuk di matahari, tetapi hanya mungkin terbentuk di dalam inti bintang yang massanya sangat besar dan terlempar ke luar pada saat tahap akhir evolusi bintang itu melalui suatu ledakan yang disebut sebagai ledakan supernova. Bintang-bintang yang massanya sangat besar ini terdapat di lengan-lengan spiral galaksi kita.

Berdasarkan kesimpulan diatas, astronom dari Chicago yang bernama FR Moulton keberatan atas teori kabut sebab teori kabut melanggar kesimpulan kelima, yaitu momentum sudut sistem tata surya yang paling besar adalah planet-planetnya, bukan di matahari. Dalam teori kabut, matahari mempunyai massa yang paling besar, sehingga momentum sudutnya juga paling besar.


Dengan menggunakan kesimpulan-kesimpulan diatas serta didukung oleh hukum-hukum fisika, para ahli kemudian mencoba membuat rekonstruksi proses pembentukan tata surya. Rekonstruksi ini dibuat berdasarkan teori kabut asal dari Kant-Laplace yang sudah diperbaiki oleh Gerard P. Kuiper (1950). Rekonstruksi ini menghasilkan Teori Proto Planet.


Menurut para ahli, tata surya terbentuk sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu. Tata surya berasal dari awan gas raksasa berbentuk bola dan berdiameter sama denagn orbit Pluto. Awan gas ini berputar mengitari pusat galaksi dan suatu saat bertemu dengan lengan-lengan spiral galaksi yang merupakan sumber unsur-unsur berat yang dilemparkan karena ledakan supernova. Ledakan supernova ini menyebabkan massa jenis awan menjadi tidak merata. Bagian yang paling padat menarik bagian-bagian awan lain melalui gaya gravitasi. Bagian yang paling padat inilah yang akan menjadi matahari atau protomatahari. Gaya gravitasi yang ditimbulkan oleh pusat awan menghasilkan gerak melingkar bagian-bagian awan yang lain, sehingga seluruh awan berubah menjadi piringan pipih yang berputar. Bagian pusat atau protomatahari terus menarik materi, dan gesekan partikel-partikel awan membuatnya semakin bertambah panas, sehingga akhirnya mencapai suhu beberapa juta derajat celcius. Ketika suhu ini dicapai, terjadi reaksi pembentukan helium dari hidrogen yang diikuti dengan pelepasan energi. Pelepasan energi inilah yang menyebabkan matahari bersinar terus-menerus. Saat dimulainya reaksi ini ditetapkan sebagai lahirnya matahari.

Teori Proto Planet


Sementara itu, ada bagian-bagian piringan yang tidak ikut tertarik ke pusat, tetapi menggumpal sendiri sambil mengelilingi protomatahari. Gumpalan-gumpalan inilah yang nantinya menjadi planet-planet.

Teori protoplanet inilah yang sampai sekarang paling dapat diterima. Hal ini didukung oleh bukti-bukti pengamatan pada bintang-bintang yang baru saja terbentuk.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Nudibranch 'siput indah di dasar laut'


Nudibranchia adalah kelompok siput air terbesar dari ordo pisthobranchia. Anggotanya lebih dari 3.000 spesies

Deskripsi

Nudibranch umumnya menyimpan telur mereka dalam motif spiral.

Hewan ini memiliki badan yang lunak. Bentuk dewasanya tidak memiliki cangkang atau operculum.

Kata nudibranchia berasal dari gabungan kata bahasa Latin nudus yang berarti telanjang, dan kata bahasa Yunani brankhia yang berarti insang. Kelompok ini memang memiliki insang yang dapat dilihat dengan mata karena tidak tersembunyi di dalam tubuh.

Nudibranchia memiliki kepala bertentakel, yang sangat sensitif terhadap sentuhan, rasa, dan bau. Seperti siput darat, ia memiliki rhinophora berbentuk seperti pentungan dan berperan untuk mendeteksi bau.

Semua anggotanya hermafrodit, tetapi jarang melakukan pembuahan sendiri.

Nudibranchia karnivora. Beberapa memangsa spons, yang lain Hydroida, atau Bryozoa, dan beberapa kanibal, memakan siput air lainnya, dan pada situasi tertentu, bahkan anggota spesies mereka sendiri.

Bentuk tubuh bervariasi. Ukuran berkisar antara 40 hingga 600 mm.

Mereka terdapat di seluruh dunia pada semua kedalaman, tetapi mereka mencapai ukuran terbesar dan bervariasi pada perairan hangat dan dangkal.

Di antara mereka, dapat ditemukan makhluk paling berwarna-warni di bumi. Karena siput air , karena evolusi, telah kehilangan cangkang mereka, mereka perlu mencari cara melindungi diri: yaitu kamuflase , melalui warna yang membuat mereka tidak kelihatan atau menakuti predator karena mereka rasanya tidak enak atau beracun.


Taksonomi

"Nudibranchia", dari Ernst Haeckel's Artforms of Nature, 1904.

Taksonomi Nudibranchia masih berevolusi.

  • Infraordo Anthobranchia Férussac, 1819 (dorids)
    • Superfamili Doridoidiea Rafinesque, 1815
    • Superfamili Doridoxoidea Bergh, 1900
    • Superfamili Onchidoridoidea Alder & Hancock, 1845
    • Superfamili Polyceroidea Alder & Hancock, 1845
  • Infraordo Cladobranchia Willan & Morto n, 1984 (aeolids)
    • Superfamili Aeolidioidea J. E. Gray, 1827
    • Superfamili Arminoidea Rafinesque , 1814
    • Superfamili Dendronotoidea Allman, 1845
    • Superfamili Metarminoidea Odhner in Franc, 1968


Macam-macam Nudibranch dari beberapa spesies:


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Aurora

Aurora adalah fenomena pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari (angin matahari) sehingga menjadi lengkungan lembaran cahaya warna-warni yang selalu bergerak di langit.

Pada abad ke-4 SM, Aristoteles menyebut aurora sebagai chasmata atau “letusan yang terjadi di langit”.

Seorang astronom sekaligus matematikawan Prancis, P. Gassendi, pada awal abad ke-17 menyebutnya aurora borealis atau ‘cahaya utara’, sebab ia menduga bahwa peristiwa ini hanya terjadi di belahan bumi bagian utara saja. Meski demikian, ada pula yang mengatakan bahwa aurora borealis berasal dari bahasa Yunani, aurora adalah nama Dewi Fajar Roma, sedangkan borealis berarti utara.

Akan tetapi, seorang penjelajah berkebangsaan Inggris yang bernama James Cook juga mengamati peristiwa serupa di belahan bumi selatan sehingga ia menamakannya dengan nama aurora australis atau ‘cahaya selatan’.

Di langit aurora tampak seperti tirai yang bergerak-gerak. Hal ini akibat adanya perubahan medan magnet pada tempat aurora itu terbentuk.

Auora Borealis

Aurora Australis

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

AWAS, PEMANIS BUATAN !!

Biasanya, anak2 kecil suka jajan tuh dipinggir jalan. Yang dibeli macem2, es warna-warni lah, permen kapas lah, de el el. Nah, harus kudu hati2 tuh kalo ngeliat es warna-warni sama permen kapas, why ??

Yang nama nya es itu, cuma satu warna, masa iya bisa jadi belang2, trus, manis bnged lagi. Bisa jadi, dipakein PEMANIS dan PEWARNA tuuh…!! Tapi yang sering banged dipake, ya PEMANIS.

Berikut ini beberapa contoh PEMANIS BUATAN yang sering dipakai di makanan dan minuman :


1. Suklarosa

Tingkat kemanisannya sangat tinggi, bisa mencapai 600x lebih manis dibanding gula meja (sukrosa). ckckck . hebatnya, walopun punya rasa manis yang luar biasa, suklarosa sama sekali tidak ‘berkontribusi’ menambahkan kalori pada produk yang menggunakannya. Biasanya suklarosa digunakan pada makanan yang rendah kalori.


2. Aspartam

Pemanis ini sering banged kamu temuin di minuman, makanan, bahkan susu rendah kalori. Dibanding sukrosa, aspartam 160-220x lebih manis dan relatif tidak mengandung kalori. Walopun sebenernya, aspartam masih mengandung kalori sebesar 4 kal/gr, namun karena penggunaannya hanya dalam jumlah sangat sedikit, maka kalori tsb boleh dianggap tidak ada. hhe :) curang ya.!!


3. Asesulfam Potasium

Hampir sama dengan aspartam, tingkat kemanisan dari asesulfam potasium mencapai 200x lebih manis dari sukrosa. keunggulan dari pemanis ini adalah daya tahannya terhadap temperatur tinggi, sehingga banyak digunakan pada bahan makanan olahan. Walopun pada tahun 2003 Asesulfam Potasium dinyatakan aman oleh FDA, namun penggunaannya masih diawasi oleh BPOM, coz punya indikasi terhadap penyakit kanker.


4. Sakarin

Sakarin adalah pemanis buatan tertua di dunia. Ditemukan pada tahun 1878, sakarin biasa digunakan untuk penderita diabetes, coz tidak mengandung kalori. Penelitian yang dilakukan oleh The National Cancer Institute, menyebutkan risiko penyakit kanker meningkat pada orang yang menggunakan enam sachet atau lebih pemanis jenis sakarin per hari. Meskipun begitu BPOM masih mengizinkan pemanis ini beredar di pasaran dengan catatan : digunakan pada takaran tertentu !!



Nah, jadi, waspadai makanan manis bukan berarti membuat kamu jadi anti sama gula kok. Coz, sebenernya gula merupakan zat penting yang mensubsidi energi ke tubuhmu. Tapi jangan lantas kamu mengkonsumsinya seenaknya !!

Asupan gula yang masih dapat dikatakan dalam kadar sehat adalah 50 gr/hari. Kalau bisa sih, jangan mengkonsumsi gula lebih dari batas seharusnya.

Hindari juga makanan yang mengandung pemanis buatan, walopun sudah dinyatakan aman oleh BPOM.

So, keep your healthy lifestyle, guys !

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

cara mendeteksi orang yang berBOHONG.

nah, ini bisa jadi ciri2 orang yang lagi bohong :

1.Saat diberikan pertanyaan sederhana, ada jeda cukup panjang sebelum dy memberikan jawaban. Atau, dy mengulangi lagi pertanyaan tersebut sebelum menjawabnya. Jika demikian, kamu boleh ngerasa curiga, sebab ada kemungkinan dy itu lagi bohong.

2.Dy memasukkan kedua tangan ke dalam saku saat berbicara. Hmm… bisa jadi ada sesuatu yang ia sembunyikan dari kamu. Menyembunyikan kedua telapak tangan menunjukan kecemasan dan kegelisahan, sedangkan memperlihatkannya menunjukkan rasa nyaman dan keterbukaan.

3.Kalo dy melingkarkan pergelangan kakinya ke salah satu kaki kursi, atau secara gak sadar menggoyang-goyangkan kakinya saat berbicara, maka kemungkinan besar dirinya sedang berbohong. Meskipun kelihatan mudah, tapi berbohong bisa membuat seseorang ngerasa stress dan tertekan, jadi tanpa sadar melakukan berbagai gerakan kecil untuk melepaskan ketegangan.

4.Saat menjelaskan sesuatu, terlalu banyak kata ”tapi” yang terselip di dalam kalimatnya. kalimat di belakang kata ”tapi”, bisa merupakan cerita bohong yang ia karang sendiri.

5.Sebelum menjawab pertanyaan, si dia mendecakkan lidah atau menjilati bibir dengan lidahnya. Bisa jadi, dy akan mengatakan suatu kebohongan.

6.Orang yang berdusta sering sengaja menatap mata lawan bicaranya berlama-lama untuk membuktikan kejujurannya.

7.Dy gak bisa berhenti menggosok-gosokkan telunjuk ke bagian bawah hidung. Kebiasaan ini umumnya dilakukan oleh orang yang jarang bohong, sehingga dirinya ngerasa nyesel ketika harus ngebohongin kamu.

8.Dy mengangkat sebelah atau kedua bahunya saat menjawab pertanyaan Anda. Hati-hati! Sebab hal ini sama saja seperti menyilangkan jari di belakang punggung untuk menyembunyikan kebohongan.

Cara mengelak dari kejadian seperti itu :

1. Stay cool, jangan bertindak gegabah.

2. Jangan gugup!!

3. Jangan melihat mata lawan bicara mu.

4. Bersikap seperti biasa, anggap kamu tidak bersalah.

5. Anggap seperti obrolan biasa, tidak ada perasaan seperti sedang dicurigai.

6. Jawab dengan menggunakan logika.

7. Cari alasan yang masuk akal.

8. Jangan sekali-kali berbohong !!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS